"Staf Stasiun MRT Jakarta akan menerapkan pemeriksaan suhu badan penumpang dan dilakukan di setiap area pintu masuk stasiun," kata Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta Muhamad Kamaluddin` dalam keterangan tertulisnya, Selasa (2/3).
"Bagi penumpang yang menunjukkan gejala demam tinggi tidak diperbolehkan masuk ke area stasiun MRT Jakarta," lanjut dia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Edukasi publik ke penumpang secara berkelanjutan untuk pencegahan penularan virus corona dalam bentuk materi cetak dan digital di stasiun, serta melalui e-poster di akun sosial media MRT Jakarta," tegas dia.
Senada, Kepala Divisi Sekretaris Korporasi dan Humas PT TransJakarta Nadia Diposanjoyo mengatakan pihaknya melakukan penyediaan hand sanitizer di 80 halte TransJakarta. Kemudian pihaknya akan membekali para petugas dengan sarung tangan serta masker.
Seluruh bus juga akan dibersihkandengan cairan khusus pembersih untuk menghambat penyebaran virus. Selain pencegahan dari TransJakarta, Nadia mengimbau agar masyarakat memperhatikan kesehatan tubuh dengan asupan makanan bergizi.
"Adapun persiapan antisipasinya adalah pada saat pencucian bus di depo pihak Transjakarta mencuci bus dengan desinfektan khusus pada saat sebelum dan sesudah bus beroperasi sedangkan di Halte alat Tap On gate juga akan selalu dibersihkan dengan desinfectan secara berkala," beber dia.
" Selain itu Manajemen Transjakarta juga memastikan para petugas khusus Transjakarta untuk selalu membersihkan handgrip (Pegangan bus) sebelum berangkat dari Depo dan akan dibersihkan pada saat," lanjut dia.
Pemerintah telah mengkonfirmasi kasus virus corona di Indonesia. Sebanyak dua orang warga Depok positif terinfeksi virus tersebut.
"Petugas kami yang akan jemput setelah kami lakukan diagnosa via telepon untuk mengurangi penyebaran," kata Anies.
[Gambas:Video CNN]
Setidaknya ada 136 orang yang sempat dipantau oleh Dinkes DKI soal Corona. Dari angka itu, 115 orang dinyatakan sehat, sementara sisanya masih dalam pemantauan.
Selain angka itu, ada sebanyak 39 orang yang masuk dalam pengawasan pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Sebagai bentuk penanggulangan, Anies memastikan DKI sudah membuka posko untuk Tim Gerak Cepat COVID 19 yang berlokasi di Dinas Kesehatan DKI Jalan Kesehatan nomor 10, Jakarta. (ctr/wis)