"Pemerintah telah menunjuk jubir resmi untuk penanganan corona, yakni dokter Achmad Yurianto. Dia itu Sesditjen P2P Kemenkes," ujar Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Presiden Bey Machmudin di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (3/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Presiden Joko Widodo sebelumnya telah mengumumkan keberadaan dua WNI yang positif corona. Dua WNI yang berdomisili di Depok, Jawa Barat, itu diduga terinfeksi setelah bertemu dengan seorang warga negara Jepang yang dinyatakan positif corona.
RSPI Sulianti Saroso dipilih karena memiliki spesialisasi infeksi penyakit menular. Rumah sakit itu juga memiliki perawatan ruang isolasi yang lengkap. (wis/psp/wis)