Untuk mengetahui gejala demam dilakukan pemeriksaan suhu tubuh pegawai dan masyarakat yang ingin memasuki kawasan Balai Kota.
"Iya diberlakukan mulai hari ini di Balai Kota," kata Kepala Biro Umum DKI Budi Awaluddin kepada CNNIndonesia.com, Rabu (4/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi enggak langsung di suruh pulang (pegawai), nanti kita cek, ada dokter di sini. Disarankan nanti kalau demam atas rekomendasi dokter enggak boleh masuk terus istirahat di rumah," jelas dia.
"Saat ini di Balai Kota saja. Diharapkan seluruh Gedung Pemda juga demikian. Kita lagi usahakan mengadakan (alat pemindai) supaya ter-cover di kompleks balai kota," tegas dia.
Pengukuran suhu tubuh akan dilakukan sampai situasi kondusif. Budi memastikan pemeriksaan ini akan berjalan setiap hari.
"Sampai terus hingga mungkin pemberitaan DKI bebas Corona. Selagi belum dinyatakan seperti itu, kita setiap hari lakukan itu," kata dia.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menyatakan ada dua Warga Negara Indonesia (WNI) positif terkena Corona. Di Kawasan DKI Jakarta, setidaknya ada 136 orang yang sempat dipantau oleh Dinkes DKI soal Corona.
[Gambas:Video CNN]
Anies menyatakan DKI sudah membuka posko untuk Tim Gerak Cepat COVID 19 yang berlokasi di Dinas Kesehatan DKI Jalan Kesehatan nomor 10, Jakarta.
Selain itu Pemerintah Provinsi DKI membuka posko dan call center 119 serta 112 untuk masyarakat yang merasakan gejala Virus Corona. Masyarakat akan dijemput oleh Dinas Kesehatan DKI di rumah masing-masing.
Anies juga telah menghentikan perizinan keramaian di Ibu Kota. Ia pun bakal mengkaji ulang perizinan keramaian yang sudah masuk dalam proses pengajuan. (wis/ctr/wis)