Idris membantah telah mengungkap nama dan alamat dua warganya itu. Kata Idris, alamat itu ditunjukkan oleh awak media saat sesi tanya jawab pada Senin (2/3) lalu.
"Saya tidak menyebut nama. Saya tidak menyebut alamat. Yang menunjukkan alamat adalah kalian. Kalian tuh maksudnya media, dari medsos ya," kata Idris kepada wartawan, Rabu (4/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian, Idris mengaku hingga kini tak pernah tahu nama sebenarnya dari dua pasien ibu dan anak itu.Dinas Kesehatan Kota Depok, kata Idris juga tak pernah memberi identitas itu kepadanya.
Dua warga Depok positif corona. Keduanya, seorang perempuan berusia 64 tahun dan putrinya berusia 31 tahun.
Menurut Kementerian Kesehatan, keduanya tertular virus Corona setelah kontak dengan perempuan warga Jepang saat acara dansa di Jakarta Selatan. Ada puluhan orang yang ikut dalam acara dansa.