Atas rencana Pemerintah Indonesia tersebut, warga sekitar pun mengaku dag-dig-dug, cemas mendengarnya. Apalagi, bekas kawasan pengungsi Vietnam pada dekade 1980an tersebut tak jauh dari permukiman warga.
Salah satunya Dewi, yang rumahnya tak jauh dari gerbang Ex Camp Vietnam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Selama ini kami tenang-tenang aja, karena kami merasa penyebaran Virus Corona ini di kota-kota. Sedangkan kami kan jauh di pinggiran, di kampunglah. Tapi sekarang malahan penyakit itu ada di depan mata kami," kata dia.
Bukan hanya itu, Dewi mengaku ia dan warga sekitar juga khawatir bakal kehilangan sumber air. Dia menerankan selama ini warga sekitar memenuhi kebutuhan air bersihnya dari sumber yang berada di area Ex Camp Vietnam.
"Kalau memang nanti dibangun, secara otomatis kan ditutup, bagaimana kami mau ambil air lagi di sana. Sementara sumber air kami cuma dari sana dan menampung air hujan. Apalagi sekarang Galang ini jarang hujan," kata dia.
Hari ini, Basuki bersama dengan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengunjungi Pulau Galang untuk peninjauan lokasi yang rencananya bakal jadi rumah sakit khusus tersebut.
"Kami baru lihat orientasi lapangan dulu dengan BP Batam," kata Basuki.
Basuki menjelaskan, pemerintah akan berusaha merehabilitasi rumah sakit yang sudah ada dalam jangka waktu yang tidak lama.
"Sumber air kan sudah ada di sini. Listrik dengan genset nanti. Tentu semuanya sudah siap. Semua tidak akan sembrono. Semua akan sesuai dengan standar-standar seperti yang di Natuna, Sebaru, tidak akan menimbulkan masalah," katanya.
Pemerintah, katanya, tidak membangun bangunan baru dan hanya merenovasi bangunan yang sudah ada. Bangunan lama ini dulunya juga difungsikan sebagai rumah sakit untuk menangani 'manusia perahu' asal Vietnam.
"[Anggaran] belum tahu. Nanti akan dibicarakan lagi," kata Basuki.
[Gambas:Video CNN]
Dari hasil pemantauan CNNIndonesia.com, di Ex Camp Vietnam, bangunan tua tersebut berada sekitar 800 meter dari pintu gerbang Ex Camp Vietnam. Kompleks eks rumah sakit itu tampak masih berdiri kokoh. Namun, terdapat kerusakan di beberapa bagian bangunan.
Meski secara keseluruhan tampak kusam, bangunan tua yang berusia puluhan tahun ini menyisakan jejak seperti baru saja dibersihkan. Sisa menyapu terlihat di lantai beberapa ruangannya. Pun, taman di bagian tengah yang tampak cukup rapi. Terlihat bekas pangkasan rerumputan di sekeliling bangunan itu.