Ia juga meminta para kepala daerah bisa memastikan imbauan kepada warganya masing-masing untuk tetap tenang.
Hal tersebut tercantum dalam Surat Telegram Menteri Dalam Negeri bernomor 443.1/2130/III/SJ pada 4 Maret 2020.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk mencegah simpang siur berita, informasi terkait Covid-19 dilakukan satu pintu melalui pusat informasi virus corona pada Kemenkes RI," kata dia.
Tito mengatakan informasi yang tepat terhadap seluruh petugas kesehatan, pasien dan masyarakat merupakan salah satu langkah pencegahan agar virus tersebut tak menyebar lebih lanjut.
"Guna mengurangi transmisi, pemda harus menyusun strategi khusus agar pencegahan virus tak menimbulkan dampak destruktif pada aspek lainnya seperti sosial dan ekonomi," kata Tito.
[Gambas:Video CNN]
Tito juga menyarankan setiap kepala daerah terus berkoordinasi dengan Forkopimda untuk menjaga kondusivitas wilayah masing-masing. Tak hanya itu, kepala daerah diwajibkan untuk menjaga bahan pokok dengan harga yang stabil di tengah antisipasi risiko wabah virus corona.
"Ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat di daerah dengan harga yang stabil serta melaporkan perkembangan di daerah pada kesempatan pertama kepada Kemendagri secara cepat dan akurat melalui posko bencana," kata dia.