"Saya berharap kiranya didorong kesadaran kolektif. Anak-anak kita saatnya harus jadi sarjana. Sekurang-kurangnya 1 keluarga 1 sarjana," kata Fachrul saat ditemui di Institut Daarul Quran, Tangerang, Banten, Kamis (5/3).
Lebih lanjut, Fachrul menyatakan program itu dirancang karena masih begitu banyak penduduk Indonesia yang belum mampu mengakses pendidikan tinggi akibat berbagai faktor.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Artinya kita mendorong untuk melakukan perluasan akses kepada masyarakat agar anak-anak bangsa menikmati menuntaskan pendidikannya hingga perguruan tinggi," kata dia
"Akan disediakan 6,6 juta orang per semester. Ini sudah cukup dan bisa mengejar ketertinggalan kita," kata Fachrul.
Diketahui, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah menargetkan 818 ribu mahasiswa mendapat KIP Kuliah. Pemegang kartu yang dirancang sebagai program kampanye Joko Widodo di Pilpres 2019 itu nantinya bakal mendapat bantuan biaya kuliah Rp2,4 juta per semester dan bantuan biaya hidup Rp4,2 juta per semester.