Fakta tersebut didapat polisi usai rampung melakukan olah tempat kejadian perkara di kediaman NF. Polisi menemukan sejumlah bukti dan petunjuk di kasus tersebut.
"Anak ini cukup cerdas, berkemampuan bahasa Inggris, dan mengungkapkan berbagai perasaannya itu dalam berbagai tulisan," kata Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Susatyo Purnomo di Jakarta, Jumat (6/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Polisi menganggap gambar tersebut menjadi petunjuk bahwa apa yang dilakukan NF tak berbeda jauh dengan alam pikiran yang kemudian dibuatnya nyata dalam pembunuhan tersebut.
[Gambas:Video CNN]
Sebelumnya, NF menyerahkan diri ke kepolisian karena mengaku telah menjumpai dan menyekap bocah enam tahun hingga tewas. NF menyerahkan diri ke Polsek Metro Taman Sari Jakarta Barat pada Jumat (6/3) pagi.
Dari penelusuran kepolisian, diketahui bahwa aksi pembunuhan itu terjadi saat korban main di rumah NF di daerah Sawah Besar, Jakarta Pusat, Kamis (5/3).
Lebih lanjut, Heru menjelaskan bahwa NF mulanya hendak membuang korban yang sudah lemas tak berdaya itu. Namun lantaran hari sudah sore, NF pun menyimpan bocah tersebut ke dalam lemari. (mjo/ain)