Menurut Sandi, tugas menjadi wagub DKI Jakarta sangat berat. Terlebih lagi publik punya perhatian lebih terhadap tindak-tanduk Anies.
"Ini risikonya besar karena sorotan wagub apalagi sudah menunggu lama. Harus sabar-sabar, jangan baperan," kata Sandi saat ditemui di Senayan, Jakarta, Sabtu (7/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra itu berpesan kepada dua cawagub terkait dua hal yang harus segera dibenahi. Tugas dalam waktu dekat adalah menjaga stabilitas ekonomi jelang Lebaran. Sementara tugas jangka panjang adalah penanganan banjir.
Sandiaga Uno saat mendampingi Anies Baswedan memimpin Pemprov DKI Jakarta. (ANTARA FOTO/Galih Pradipta) |
Sandi mengatakan punya kedekatan dengan kedua calon. Jadi dia tak bisa memilih siapa yang lebih baik untuk mendampingi Anies.
"Menurut saya mereka dua calon yang sudah melalui proses. Kami berharap segera terpilih, siapapun," ujarnya.
Kursi Wagub DKI Jakarta kosong usai Sandiaga Uno mundur pada akhir 2018 lalu. Dia memutuskan maju sebagai calon wakil presiden mendampingi Prabowo Subianto pada Pilpres 2019.
Setelah dinamika politik berkepanjangan di Kebon Sirih, Riza Patria dan Nurmansjah Lubis ditetapkan menjadi cawagub. Pemilihan wagub akan dilakukan pada 23 Maret 2020 di DPRD DKI Jakarta.
[Gambas:Video CNN] (dhf/pmg)
Sandiaga Uno saat mendampingi Anies Baswedan memimpin Pemprov DKI Jakarta. (ANTARA FOTO/Galih Pradipta)