Sebab, sebelum seluruh kru dan penumpang kapal tersebut diperbolehkan turun telah melakukan pemeriksaan yang dilakukan oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Denpasar bersama dengan Dinas Kesehatan Bali.
Hasil pemeriksaan itu, kata Yurianto, menjadi pertimbangan bagi Gubernur untuk memutuskan apakah kru dan penumpang kapal diperbolehkan turun atau tidak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Disampaikan Yurianto, dengan keputusan tersebut juga dipastikan bahwa dua penumpang yang sempat dikabarkan sakit tidak terkait dengan virus corona (covid-19).
Sebelumnya, seluruh penumpang dan kru kapal pesiar Viking Sun diizinkan turun setelah dinyatakan sehat usai menjalani pemeriksaan berstandar protokol Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
[Gambas:Video CNN]
Pemeriksaan itu dilakukan secara detail sebanyak dua kali untuk memastikan kesehatan kru dan penumpang kapal. Pemeriksaan pertama terhadap penumpang dan kru Viking Sun dilakukan kemarin pukul 08.30 sampai 10.00 WITA. Pemeriksaan selanjutnya dilakukan pukul 20.00 sampai 23.00 WITA.
Untuk pemeriksaan kedua, dilakukan secara lebih spesifik terhadap semua penumpang dan kru kapal terkait virus corona.
Setelah dua kali pemeriksaan tersebut, tidak ditemukan penumpang atau kru yang terinfeksi virus corona.
Usai dinyatakan sehat, para penumpang dan kru mulai turun dari kapal di kedatangan internasional Pelabuhan Benoa. Rencananya, Viking Sun akan berada di Bali sampai besok dan akan meninggalkan Pelabuhan Benoa, Denpasar pukul 18.00 WITA.