Hadi bersama Kapolri Jenderal Idham Aziz kembali meninjau kesiapan pembangunan RS khusus yang salah satunya untuk pasien corona di Pulau Galang kemarin (8/3).
Di Desa Sijantungm Hadi dan Idham memberikan pengarahan pada 540 prajurit TNI-Polri terkait pengamanan pembangunan rumah sakit tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tempatnya sangat ideal karena berada di tengah hutan. Jarak dengan penduduk kurang lebih 2-3 km," kata Hadi.
"Kalau ada pasien yang harus dikirim dari luar negeri maupun dari wilayah Indonesia kapanpun bisa sampai di tempat ini, karena Pulau Galang memiliki bandara yang bisa didarati oleh pesawat kecil maupun pesawat berbadan lebar," kata Hadi.
Galang disebut sebagai tempat yang ditakdirkan jadi kawasan operas kemanusiaan. TNI menyebut sejak tahun 1979 hingga 1996, Pulau Galang khususnya di Desa Sijantung menjadi tempat pengungsi Vietnam.
Dalam pengarahannya, Hadi memerintahkan kepada seluruh jajaran TNI-Polri agar segera melaksanakan kegiatan pengamanan, baik di jalur menuju Pulau Galang maupun pengamanan di wilayah yang akan dibangun rumah sakit. Dengan begitu target pembangunan akan tercapai dan fasilitas akan segera tersedia.
"Diharapkan rumah sakit ini dapat segera dioperasionalkan untuk menampung para WNI yang akan melakukan observasi dan isolasi, agar bisa sembuh dengan baik dan keluar dari Pulau Galang dengan selamat," katanya.
Ia juga berharap masyarakat Indonesia tidak takut menghadapi wabah corona. Namun warga juga diiimbau tetap waspada dan mengikuti koridor yang sudah ditentukan oleh pemerintah.