"Di tahun-tahun setelah diumumkannya Proklamasi, terjadi sebuah perpisahan yang menyakitkan dan mengakibatkan banyak korban jiwa. Selaras dengan pernyataan pemerintahan saya sebelumnya, saya ingin menyampaikan penyesalan saya dan permohonan maaf untuk kekerasan yang berlebihan dari pihak Belanda di tahun-tahun tersebut," kata Willem Alexander di Istana Kepresidenan, Bogor, Jawa Barat, Selasa (10/3).
Menurutnya, pemerintah Belanda telah mengakui kemerdekaan Indonesia sejak 2005. Saat itu, Pemerintah Belanda, dengan diwakili oleh Menteri Luar Negeri Bernard Bot, melakukan kunjungan resmi pertama di Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini menjadi harapan dan tanda bahwa negara yang pernah berlawanan dapat tumbuh dan berkembang bersama membentuk hubungan baru berdasarkan rasa saling menghormati, kepercayaan, dan persahabatan," katanya.
[Gambas:Video CNN]
Raja Alexander juga menyakini bahwa ikatan antara Belanda-Indonesia akan semakin kuat. Ia juga mengklaim masih banyak pemuda dari Indonesia yang berminat mengenyam pendidikan di negeri kincir angin tersebut.
"Banyak orang di Belanda yang merasakan ikatan mendalam dengan Indonesia. Sangat memuaskan juga melihat jumlah pemuda Indonesia yang berminat belajar ke Belanda terus meningkat," ujar Raja Alexander.
Sementara Jokowi menyatakan bahwa sejarah masa lalu memang tak dapat dihapus. Namun, menurutnya, hal itu dapat menjadi pelajaran untuk membangun hubungan yang saling menghormati dan menguntungkan.
Diketahui, pada 16 Agustus 2005 Menlu Belanda Bernard Bot menghadiri peringatan 60 tahun kemerdekaan Indonesia di Istana Negara. Ini merupakan kedatangan pejabat tinggi Kerajaan Belanda pertama dalam perayaan HUT RI.
Dalam kunjungan itu, ia tak menyinggung soal permintaan maaf atas penjajahan Belanda. Namun, Bot menyinggung bahwa kehadirannya bisa dianggap sebagai penerimaan 17 Agustus secara politik dan moral.
Sebelum pengakuan itu, Belanda berkukuh bahwa kemerdekaan Indonesia bukan pada 17 Agustus 1945, tapi 27 Desember 1949, atau saat penyerahan kedaulatan di Amseterdam.
(psp/arh)