WNI tersebut merupakan pasien kasus 153 di Singapura. Dia dinyatakan positif corona setelah menjenguk saudaranya yang menderita pneumonia di Indonesia.
"Untuk yang menjenguk ke Indonesia, melihat saudaranya yang pneumonia? Terus kemudian diperiksa di Indonesia belum ada penyakitnya? Kemudian pulang ke sana positif? Ya sudah, biar dirawat di sana saja," ujarnya di Istana Negara, Jakarta, Selasa (10/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun pada jumpa pers informasi penyebaran dan penangan virus corona pada sore hari, yang umumnya dilakukan setiap dua kali sehari di Istana Negara, Yuri tidak menjelaskan informasi lebih lanjut apakah sudah menerima laporan terkait kasus ini.
Insert Artikel - Waspada Virus Corona. (CNN Indonesia/Fajrian) |
Singapura melaporkan seorang WNI dinyatakan positif corona pada Minggu (8/3). Pasien kasus 153 di sana itu diduga imported case atau kasus dari luar negeri.
Pasien itu mendarat di Singapura pada 7 Maret. Dia sempat berpergian ke Indonesia pada 25 sampai 28 Februari untuk menjenguk saudaranya yang menderita pneumonia.
Kemudian di hari terakhir di Indonesia, pasien tersebut sempat memeriksakan diri di salah satu rumah sakit di Jakarta. Namun ia tidak didapati positif corona dalam pemeriksaan tersebut. Setelah kembali ke Singapura, pasien baru dinyatakan positif.
Kementerian Kesehatan Singapura sebelumnya juga melaporkan kasus pasien 147 di sana yang merupakan WNI dan imported case atau kasus dari luar. Artinya, WNI tersebut sudah terjangkit virus sebelum masuk ke Singapura.
[Gambas:Video CNN] (fey/pmg)
