Hal itu diungkapkan oleh Tim Satgas Corona RS Unair, Alfian Nur Rosyid. Pernyataan itu sekaligus menampik informasi beredar yang menyebut ada sembilan orang ODP yang tengah ditangani RSUA.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dua pasien berstatus ODP tersebut merupakan orang yang baru berinteraksi dengan orang dari negara terjangkit covid-19," katanya.
"Aktivitas orang ini dilakukan di Jakarta dan saat pulang ke Jatim pasien demam dan mengalami sesak nafas," ujarnya.
"Tetapi sekarang sesak nafasnya sudah hilang. Kalau dinyatakan negatif dan gejala klinisnya membaik maka kami izinkan pulang. Sekarang masih di ruang isolasi," katanya.
[Gambas:Video CNN]
Kendati demikian, ia mengungkap selama merebaknya corona di Indonesia, RS Unair pernah menangani sembilan orang. Namun tujuh pasien di antaranya telah menjalani tes SWAB atau mengambil sampel cairan tenggorokan dan hasilnya negatif.
"Tujuh pasien dengan status ODP yang sudah diperiksa dan dinyatakan negatif corona," katanya.
"Sekitar 40 sampai 50 pasien yang memeriksakan diri ke krisis center. Mulai dari riwayat kunjungan negara terjangkit hingga karena panik," kata dia.
Foto: CNNIndonesia/Basith Subastian |
Foto: CNNIndonesia/Basith Subastian