"Kita ingin menyampaikan kalau kondisi gejala klinis ringan biasanya kesembuhannya besar," ujar Erlina di RSUP Persahabatan, Jakarta Timur, Kamis (12/3).
Sebelumnya, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengumumkan tiga pasien di RSUP yakni kasus 6, 14, dan 19 telah sembuh setelah menjalani dua kali tes SWAB.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi waktu kasus 14 datang kondisinya masih ringan. Kalau enggak salah demam tidak terlalu tinggi dan batuk," tambahnya.
Terkait pasien positif Covid-19 yang bertambah hampir tiap hari, Erlina mengingatkan masyarakat untuk lebih sadar dan segera memeriksakan diri jika memiliki gejala seperti batuk, pilek, demam dan sesak.
Para pasien yang dinyatakan sembuh dari virus corona harus menjalani masa isolasi mandiri selama 14 hari. Erlina mengatakan isolasi mandiri dilakukan untuk memulihkan kondisi pasien, meski sudah dinyatakan sembuh total secara medis.
"Ya Paling lama mungkin 14 hari. Istirahat di rumah dan jaga kesehatan," kata Erlina.
Jika sesuai rencana, pasien kasus 6 dan 14 akan dikeluarkan dari ruang isolasi dan segera dipulangkan.
[Gambas:Video CNN]
"Tidak ada pengawalan khusus, mereka dijemput oleh keluarga dan kami akan memberikan semacam edukasi," terang Erlina.
Selain itu, RSUP Persahabatan tengah memberikan edukasi terkait bagaimana cara mempertahanakan stamina dan imunitas tubuh, pola hidup sehat dengan makanan bergizi.
Pasalnya, meski dinyatakan sembuh. Pihak medis tidak bisa memastikan, jika tidak terjadi reinfeksi di kemudian hari.
"Karena walau bagaimanapun juga kita tidak tahu, kalau ini ini terjadi merebak atau terjadi community spreading, itu kemungkinan reinfeksi ada saja," tambahnya.
RSUP Persahabatan sebelumnya mengisolasi 7 pasien positif virus corona, kini jumlah itu berkurang menjadi 4 pasien setelah 3 pasien dinyatakan sembuh. Pasien yang masih dirawat adalah antara lain kasus 5, 18, 20, 24 dan sembilan Pasien Dalam Pengawasan (PDP). (khr/wis)