Empat personel Unit Kimia Biologi Radioaktif Gegana Brimob Kepolisian Daerah Jawa Barat yang mengenakan baju proteksi menyemprotkan disinfektan ke karpet serta perangkat yang berada di dalam bangunan masjid.
Selain itu, ada petugas yang membersihkan bagian luar masjid dan mengoperasikan mobil dekontaminasi untuk menyemprotkan disinfektan ke trotoar, pohon, halte bus, dan titik lain di kawasan Alun-alun Bandung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kegiatan ini juga untuk menyosialisasikan bahwa kita harus bersih diri sendiri dulu. Kita tahu penyakit itu (ada), namun kita jangan panik, tetap waspada," kata Ulung di kompleks Masjid Raya Bandung.
Sedangkan pada akhir pekan, pengunjung masjid bisa lebih dari 1.000 dan pada Jumat warga Muslim yang beribadah di masjid itu bisa sampai 11 ribu orang.
Muhtar mengatakan bahwa pengurus masjid masih menunggu arahan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam menentukan upaya-upaya pencegahan penularan COVID-19, termasuk membatasi kegiatan di masjid.
"Kita masih menunggu arahan dari Pemprov, karena masjid ini kan di bawah Pemprov. Kalau tindakan preventif seperti penyemprotan ini saya rasa ya harus dilakukan," kata Muhtar.
[Gambas:Video CNN]
(antara/ard)