Polres menyebut video viral tentang kondisi lalu lintas di puncak hoaks.
Berdasarkan story yang diunggah akun Instagram Traffic Management Center Satuan Lalu Lintas (TMC Satlantas) Polres Bogor Kabupaten, @@tmcpolresbogor, dinyatakan bahwa informasi tentang jalur Puncak diserbu karena banyak wisata di Jakarta yang tutup akibat virus corona adalah tidak benar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia berkata bahwa jalur Puncak masih kondusif dan berita viral yang membyebutkan jalur Puncak tidak bergerak akibat serbuan warga Jakarta yang hendak berlibur adalah hoaks.
"Jalur Puncak masih kondusif, berita yang viral tentang jalur Puncak tidak bergerak akibat serbuan warga Jakarta yang berlibur adalah hoaks," kata Fadli kepada CNNIndonesia.com, Minggu (15/3).
Meski demikian, ia mengaku bahwa arus lalu lintas sempat mengalami kepada pada Sabtu (14/3) pagi. Menurutnya, kepadatan itu terjadi karena kebakaran yang dialami sebuah kendaraan di jalur tersebut.
"Kemarin pagi memang terjadi kepadatan karena ada kendaraan terbakar di jalur puncak namun sudah langsung di evakuasi, lalu arus pun kembali normal," kata Fadli.