Komisioner KPU Pramono Ubaid Tanthowi mengatakan langkah-langkah penyesuaian akan dirumuskan dalam rapat pleno mingguan yang dilaksanakan hari ini.
"Dalam rapat pleno tersebut, KPU akan membahas bagaimana pelaksanaan tahapan pilkada disesuaikan dengan kondisi pandemi corona," kata Pramono melalui pesan singkat kepada CNNIndonesia.com, Senin (16/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
![]() |
"Tidak ada opsi itu," tegasnya.
Sebelumnya, Pemerintah Indonesia mengumumkan ada 117 orang terinfeksi virus corona (Covid-19). Menyusul kenaikan jumlah pasien, pemerintah meminta masyarakat bekerja, beribadah, dan sekolah dari rumah.
Selain itu, Presiden Joko Widodo juga meminta pemerintah daerah bergerak mengintensifkan penanganan lewat rumah sakit daerah. Pemda diminta bekerja sama dengan para pihak swasta dalam penanganan virus ini.
Sementara itu, Pilkada Serentak 2020 akan digelar pada September 2020. Semula Pilkada akan diikuti oleh 269 daerah. Namun satu daerah, Kota Makassar, diikutsertakan karena tak menghasilkan pemenang pada Pilkada 2018. Saat itu, kotak kosong mengalahkan calon tunggal di Makassar.
(dhf/ain)
