Manager Umum PT Angkasa Pura II BIM, Yos Suwagiyono, menceritakan bahwa petugas bandara mencurigai penumpang itu terinfeksi Covid-19.
Suhu badan penumpang, kata Yos, mencapai 36,6 derajat selsius saat melewati alat pemeriksa suhu tubuh (thermal scanner). Kepada petugas, penumpang itu mengaku sudah tiga hari sesak napas kepada petugas yang memeriksanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Yos, tiga baris penumpang yang duduk berdekatan dengan penumpang yang terindikasi juga sudah diperiksa.
[Gambas:Video CNN]
Foto: CNN Indonesia/Fajrian |
Berdasarkan informasi yang dikumpulkan, penumpang pesawat AirAsia tersebut berasal dari Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi. Ia pergi ke Malaysia untuk bekerja pada 14 Februari 2020, dan kembali ke Indonesia hari ini melalui BIM.
Yos mengatakan pihaknya hanya mencurigai penumpang itu terinfeksi Covid-19 karena untuk memastikan seseorang terinfeksi virus itu harus melalui pengecekan laboratorium terhadap darah.
Pemeriksaan darah itu hanya bisa dilakukan di Jakarta, dan hasilnya harus disampaikan resmi oleh pihak yang kompeten.
Yos menambahkan bahwa setelah kejadian itu ruangan kedatangan internasional BIM disterilkan dengan cairan disinfektan untuk mematikan Covid-19 dan mengantisipasi penyebarannya. (adb/ain)
Foto: CNN Indonesia/Fajrian