Poin pertama edaran tersebut menyatakan "Kegiatan belajar mengajar untuk siswa-siswi mulai dari PAUD sampai dengan perguruan tinggi di Bali agar dilaksanakan di rumah dengan menggunakan media pembelajaran online."
Sementara poin kedua mengatur soal tugas-tugas penyelenggaraan administrasi pemerintahan oleh para pegawai yang diupayakan dilaksanakan di rumah. "Kecuali yang berkaitan dengan pelayanan publik secara langsung," demikian poin edaran tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada poin ketiga edara disebutkan, kegiatan perjalanan dinas ke luar negeri dan ke luar daerah Bali agar ditunda kecuali sangat penting dan mendesak.
Selain itu kegiatan-kegiatan pemerintahan yang melibatkan orang dalam jumlah yang banyak seperti rapat kerja, rapat koordinasi, seminar, simposium, lokakarya, FGD, kursus, diklat dan lain-lain agar ditunda.
Lima poin imbauan tersebut diberlakukan 16 Maret sampai 31 Maret 2020.
Pemprov Bali juga meminta semua pihak untuk tenang dan tidak panik, tidak membuat dan menyebarkan informasi yang tidak berasal dari sumber resmi, menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh, dan melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat.
Lihat juga:Polisi Tangkap Penyebar Hoaks Corona di PGC |