Penumpang laki-laki (47 tahun) itu ditemukan sesak napas dan suhu tubuh 36,6 derajat celsius di Bandara Internasional Minangkabau pada Senin (16/3) siang. Oleh karena itu, petugas mencurigainya memiliki ciri-ciri seperti terinfeksi virus corona (Covid-19).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat masuk RSUP M. Djamil, kata Gustavianof, pasien itu ditangani sesuai dengan standar Kementerian Kesehatan dan WHO yakni diambil sampel darah, lalu swab hidung, dan tenggorokan.
Gustavianof menambahkan pasien sudah dibawa keluarganya ke kampung halamannya.
[Gambas:Video CNN]
Sebelumnya petugas Angkasa Pura II Bandara Internasional Minangkabau (BIM) mencurigai seorang penumpang laki-laki (47 tahun) yang memiliki ciri-ciri seperti terinfeksi Covid-19.
Penumpang itu sesak napas dan suhu badan mencapai 36,6 derajat celsius saat melewati alat pemeriksa suhu tubuh (thermal scanner). Dia mengaku sudah tiga hari sesak napas kepada petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan di BIM. Setelah dimintai keterangan, dia dirujuk ke RSUP M Djamil.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, penumpang pesawat Air Asia tersebut berasal dari Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi. Ia pergi ke Malaysia untuk bekerja pada 14 Februari 2020, dan kembali ke Indonesia hari ini melalui BIM.