"Karena dengan lockdown orang di rumah semua, aktivitas ekonomi sulit. Dan secara ekonomi berbahaya," ujar Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito, dalam konferensi pers daring Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Rabu (18/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di indo banyak sekali orang yang bekerja dengan mengandalkan upah harian. Itu juga salah satu yang menjadi kepedulian pemerintah supaya aktivitas ekonomi tetap berjalan," tutur dia, yang merupakan Guru Besar di Fakultas Kesehatan masyarakat Universitas Indonesia (UI) itu.
Lebih lanjut, Wiku mengatakan penerapan konsep menjaga jarak atau social distancing saat ini lebih efektif mencegah penyebaran Virus Corona.
"Social distancing paling epektif," imbuhnya.
Diketahui, angka positif Corona di Indonesia sudah meningkat hingga 172 kasus. Tujuuh orang di antaranya meninggal dunia, dan delapan orang sembuh.
Namun, Presiden Jokowi menyebut tiap negara memiliki kebijakannya sendiri. Ia pun memilih mengimbau masyarakat bekerja dan beribadah dari rumah.
(fey/arh)