Saleh mengaku mendapat informasi ada rumah sakit swasta yang menolak pasien corona karena takut memengaruhi bisnis kesehatan mereka. Namun ia tak menolak menyebutkan rumah sakit yang melakukan hal tersebut.
"Rumah-rumah sakit seperti itu perlu diberi peringatan keras. Jika ada bukti menelantarkan dan menolak pasien positif corona, harus diberi sanksi," kata Saleh, Kamis (19/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Beda hal jika rumah sakit tersebut tidak memiliki kualifikasi dan peralatan untuk menangani corona. Pihak rumah sakit bisa memberi penjelasan. Dengan begitu, tidak ada kesimpangsiuran informasi di masyarakat," ucapnya.
Foto: CNN Indonesia/Fajrian |
[Gambas:Video CNN]
"Pemerintah harus memberikan instruksi kepada semua rumah sakit untuk menangani virus corona. Ini masalah nasional, perlu keterlibatan semua pihak termasuk rumah-rumah sakit swasta," ucap dia.
Kabar keberadaan rumah sakit yang menolak pasien virus corona (Covid-19) karena urusan bisnis berasal dari pernyataan Jubir Pemerintah Khusus Penanganan Corona, Achmas Yurianto.
Dalam acara bincang-bincang kanal Youtube milik Deddy Corbuzier, Yurianto mengungkap ada rumah sakit swasta yang tidak mau ketahuan merawat pasien corona. Yurianto menyebut mereka menjaga citra untuk kepentingan bisnis. (ain/dhf/ain)
Foto: CNN Indonesia/Fajrian