"Beberapa hari lalu pasca pulang dari Jakarta, saya bersama istri memutuskan untuk melakukan pemeriksaan deteksi Covid-19 di RSUP H Adam Malik Medan. Alhamdulillah hasilnya negatif," kata mantan Ketum PSSI tersebut, Jumat (20/3).
Diketahui, Edy Rahmayadi sempat mengikuti rapat terbatas (ratas) di Istana Negara pada 11 Maret 2020. Di saat yang sama, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, yang kemudian ditetapkan positif Corona pada 14 Maret, ikut rapat tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terpisah, Kodam I/Bukit Barisan mengirim satu peleton prajurit (30 personel) berkualifikasi carpenter (tukang kayu) dari Yonzipur 1/DD untuk mempercepat pembangunan Posko Covid-19 di Rumah Sakit dr GL Tobing PTPN 2 Tanjung Morawa (Tamora), Kabupaten Deliserdang, Sumut.
[Gambas:Video CNN]
"Pengiriman satu peleton Prajurit Yonzipur 1/DD itu merupakan instruksi Pangdam I/BB, Mayjen TNI MS Fadhilah atas permintaan Gubernur Sumut," kata Kapendam I/BB, Kolonel Inf Zeni Djunaidhi, Jumat (20/3).
RS dr GL Tobing PTPN 2 Tamora telah ditetapkan sebagai lokasi evakuasi utama pasien suspect Corona. Rumah sakit ini berdekatan dengan KNIA (Kuala Namu International Airport) yang merupakan salah satu pintu gerbang ke Sumatera Utara.
"Beberapa tim Satgas akan bertugas di sini. Segala kelengkapan akan dibantu dari rumah sakit lainnya baik berupa tempat tidur, tenda dan lainnya," terang Kapendam.
"Kita menyiapkan satu tempat evakuasi utama di RS GL Tobing ini. Jadi seluruhnya baik yang dalam pantauan atau sudah terjangkit kita siapkan di sini," kata Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi, beberapa waktu lalu.
(fnr/arh)