Ketua LBM PBNU, Nadjib Hassan menyebut warga di kawasan zona merah atau yang sudah terpapar virus corona dilarang salat Jumat atau alat berjamaah karena bisa mencelakakan diri sendiri.
"Artinya masyarakat muslim di zona merah bukan hanya tidak diwajibkan salat Jumat atau salat berjamaah, melainkan justru mereka tak boleh melakukan dua aktivitas tersebut," kata Nadjib dalam keterangan tertulis yang diterima CNNIndonesia.com, Jumat (20/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nadjib mengatakan masyarakat yang tinggal di zona kuning atau zona yang berpotensi untuk terinfeksi, juga tak diharuskan menggelar salat Jumat. Menurutnya, virus corona bisa menjadi alasan atau uzur bagi warga untuk tidak melaksanakan salat Jumat.
Foto: CNN Indonesia/Fajrian |
Menurut Nasaruddin, imbauan tersebut perlu dilakukan untuk mencegah penyebaran covid-19 semakin meluas di Indonesia. Ia berkaca dari penyebaran covid-19 yang masif di Italia dan Korea Selatan.
[Gambas:Video CNN]
Masjid Istiqlal pun meniadakan salat Jumat selama dua pekan ke depan. Peniadaan salat Jumat ini mengikuti imbauan Presiden Joko Widodo dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dan fatwa dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).
Sampai kemarin, Kamis (19/3), pemerintah mengumumkan pasien positif corona bertambah menjadi 309 orang. Dari jumlah itu, 25 orang meninggal dunia dan 15 orang dinyatakan telah sembuh dari virus tersebut. (thr/fra)
Foto: CNN Indonesia/Fajrian