"Mengenai antivirus belum ditemukan. Dan ini yang saya sampaikan tadi adalah obat. Obat ini sudah dicoba 1,2, 3 negara dan beri kesembuhan," ujarnya, dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan Bogor, Jumat (20/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Obat-obat ini, kata Jokowi, akan sampai di tangan pasien melalui dokter yang berkeliling dari rumah ke rumah, rumah sakit, serta puskesmas di kawasan terinfeksi.
"Saya sudah minta BUMN farmasi untuk memperbanyak produksinya," imbuh dia.
Sejauh ini, sejumlah negara masih berupaya mengembangkan obat anti-virus Corona. Namun demikian, beberapa pihak mengklaim obat jenis tertentu efektif dalam melawan COvid-19.
Pemerintah China mengklaim obat flu asal Jepang, Favipiravir atau Avigan, efektif digunakan untuk mengobati pasien virus corona.
(psp/arh)