"Mempertimbangkan kondisi terakhir di Jakarta dan dalam rangka ikut mencegah potensi penyebaran virus Corona atau Covid19, kami memutuskan untuk membatalkan acara peringatan ini," kata Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin dalam keterangan resminya, Jumat (20/3).
Amin mengatakan pembatalan acara Isra Mikraj ini turut dilatarbelakangi adanya Seruan Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomir 6 Tahun 2020 tentang Penghentian Sementara Kegiatan Perkantoran dalam rangka Mencegah Penyebaran Wabah Coronavirus Disease (Covid-19). Edaran tersebut terbit hari ini dan berlaku hingga 2 April 2020.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun kondisi saat ini juga menuntut komitmen semua pihak untuk sedapat mungkin menghindari kegiatan yang mengundang kerumunan massa.
Sebelumnya Kemenag sudah berencana memindahkan acara peringatan Isra Mikraj tahun ini ke Kantor Kemenag dari semula akan digelar di Istana Negara. Pemindahan itu karena merebaknya virus corona.
Prosesi peringatan juga rencananya digelar sederhana, hanya menghadirkan sekitar 20 orang. Prosesi acara juga nantinya akan disiarkan secara live streaming.
Acara itu turut hadiri Menteri Agama Fachrul Razi, Ketua Umum Mathla'ul Anwar Ahmad Sadeli Karim sebagai penceramah dan Habib Salim Salahuddin bin Salim bin Ahmad bin Jindan sebagai pemimpin pembaca do'a. (rzr/osc)