Basuki menyatakan peningkatan (upgrade) Wisma Atlet menjadi RS Darurat Penanganan Covid-19, rampung 100 persen. Sementara untuk instalasi peralatan media, menurut Basuki, tengah dilakukan dan akan selesai hari ini (22/3).
"Besok Senin (23/3), InsyaAllah kita akan mulai operasionalnya," kata Basuki.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Basuki menyebut kegiatan pembersihan seperti penyemprotan disinfektan di Wisma Atlet telah dilakukan pada Sabtu (21/3) kemarin. Modifikasi perbaikan dan persiapan ruang laboratorium, farmasi, radiologi, dan ICU juga telah selesai.
[Gambas:Video CNN]
Di kesempatan yang sama, Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto mengatakan, RS Darurat COVID-19 diperuntukkan untuk pasien positif virus Corona yang kondisi sakit ringan. Hal itu dilakukan agar rumah sakit rujukan Corona bisa fokus untuk menangani pasien dengan kondisi sakit berat.
"Rumah Sakit yang akan melakukan seleksi, mana yang bisa dirawat di Wisma Atlet. Untuk tenaga medis saya cek sudah siap semua," ujarnya.
Dari 10 unit bangunan yang ada di Wisma Atlet Kemayoran, Kementerian PUPR menyiapkan 4 tower untuk digunakan sebagai RS Darurat yakni tower 1, 3, 6 dan 7 yang semuanya berada di Blok D10.
Sementara tower 6 secara utuh mulai lantai 1 hingga 24 akan digunakan sebagai ruang rawat inap pasien. Kapasitas yang tersedia adalah 650 unit dan dapat menampung 1.750 orang. Sementara, satu kamar diperkirakan dapat menampung dua hingga tiga orang pasien.
(CNN Indonesia/Fajrian) |
(CNN Indonesia/Fajrian)