Penyemprotan terhadap driver ojol diinisiasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur. Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyebut penyemprotan terhadap ojek online telah dimulai sejak Jumat hingga Minggu (22/3).
"(Sedangkan) Penyemprotan disinfektan untuk transportasi umum, sudah dari Senin yang lalu," ujar Khofifah, Minggu (22/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita menyisir ada masjid, ada pesantren, ada gereja, kemudian ada tempat-tempat fasilitas umum, fasilitas sosial," katanya.
Foto: CNNIndonesia/Basith Subastian |
[Gambas:Video CNN]
Menurutnya, penyemprotan disinfektan juga akan dilakukan di lima Bakorwil Pemprov Jatim. Melalui lima Bakorwil ini akan menargetkan penyemprotan fasilitas umum dan fasilitas sosial di sekitarnya.
Mantan Mensos ini kembali mengingatkan kepada seluruh masyarakat Jatim secara personal melakukan berbagai ikhtiar pencegahan agar diri sendiri dan lingkungan di sekitarnya sehat.
Pemerintah Provinsi Jawa Timur pada Sabtu (21/3) mencatat total pasien positif virus corona di Jatim ada 41 orang. Dari angka tersebut, Surabaya 29 pasien, Malang Raya 5 pasien, Sidoarjo 3 pasien, Magetan 3 pasien dan Kabupaten Blitar 1 pasien.
Sementara untuk pasien dalam pengawasan (PDP) jumlahnya juga terus bertambah. Hingga saat ini ada 88 PDP di Jatim. Sementara orang dalam pemantauan (ODP) 999 orang. Satu orang dinyatakan meninggal dunia.
Sedangkan jumlah korban meninggal dunia dan sembuh juga bertambah. Korban meninggal bertambah menjadi 10 orang, dan total mencapai 48 orang. Sedangkan jumlah pasien yang dinyatakan sembuh juga bertambah 9 orang menjadi 29 orang.
"Ada penambahan kasus baru sebanyak 64 orang. Sehingga total kasus adalah orang 514 orang," ucap juru bicara pemerintah Achmad Yurianto saat konferensi pers di Jakarta yang disiarkan langsung, Minggu (22/3).
(frd/ain)
Foto: CNNIndonesia/Basith Subastian