Satu orang yang dinyatakan positif corona itu sebelumnya berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) di Kota Ternate. Pasien tersebut diketahui memiliki riwayat perjalanan dari Jakarta ke Ternate. Setibanya di Ternate dua pekan lalu, ia langsung diisolasi di RSUD Chasan Boesoirie, satu-satunya rumah sakit rujukan corona di Maluku Utara.
Saat diisolasi, petugas mengambil spesimen pasien tersebut untuk diuji di laboratorium. Selama menjalani masa pengawasan, kondisi pasien membaik. Oleh tim medis, pasien lantas dipulangkan ke rumah pada Sabtu (21/3) lalu meski hasil tesnya belum keluar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sekretaris Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Malut, dr. Rosita Alkatiri dalam konferensi pers Senin (23/3) mengatakan pasien 01 dipulangkan ke rumah. Alasannya, ia telah melewati masa inkubasi 14 hari dan kondisi fisiknya sudah membaik.
Insert Artikel - Waspada Virus Corona. (CNN Indonesia/Fajrian) |
Satgas kemudian melakukan pelacakan siapa saja yang pernah kontak dengan pasien 01 ini selama ia di rumah.
"Sehingga jumlah orang dengan isolasi mandiri mengalami peningkatan. Begitu juga dengan ODP mengalami penambahan karena ditemukan di lokasi pelabuhan dan di lokasi fasilitas kesehatan. Kondisi pasien 01 yang positif saat ini kondisinya sangat fit, sehat, karena sudah melewati masa inkubasi selama 14 hari," ujarnya.
Hingga kini, jumlah pasien dalam pengawasan di Maluku Utara sebanyak 5 orang. Sementara orang dalam pemantauan 7 orang, dan yang dianjurkan untuk isolasi mandiri sebanyak 309 orang.
[Gambas:Video CNN] (shr/pmg)
