Bupati Bogor, Ade Yasin mengatakan tiga kecamatan tersebut terungkap setelah masing-masing pasien yang dinyatakan terjangkit virus corona berdomisili di tiga kecamatan tersebut.
Meski begitu, ada menyebut ada satu pasien positif terinfeksi virus corona di Kabupaten Bogor yang enggan dipublikasikan tempatnya berdomisili. Permintaan tersebut membuat nama yang bersangkutan tidak tercatat oleh Pemkab Bogor dalam peta sebaran COVID-19 di Kabupaten Bogor.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, hingga Senin (23/3) malam pukul 20.00 WIB, sedikitnya ada 133 warga berstatus orang dalam pemantauan (ODP), 90 orang di antaranya sudah diperksa dan dinyatakan negatif Covid-19. Kemudian ada sebanyak 40 pasien dengan pengawasan (PDP), 18 orang di antaranya sudah diperiksa dan dinyatakan negatif.
[Gambas:Video CNN]
Pasien kedua yaitu laki-laki berusia 35 tahun, anak dari pasien pertama yang juga berdomisili di Kecamatan Bojonggede. Pasien ketiga, seorang laki-laki berusia 27 tahun berdomisili di Kecamatan Cibinong, berprofesi sebagai pramugara.
Foto: CNN Indonesia/Fajrian |
Pasien keempat yaitu seorang laki-laki berusia 36 tahun yang berdomisili di Kecamatan Bojonggede, yakni seorang dokter yang bertugas di sebuah Rumah Sakit Jakarta. Pasien tersebut memiliki riwayat memeriksa pasien kasus positif Covid-19.
Kemudian, pasien kelima seorang laki-laki berusia 30 tahun yang berdomisili di Kecamatan Gunung Putri. Ia merupakan perawat di salah satu rumah sakit di Jakarta
"Yang pernah menangani pasien kasus positif," jelas Ade. (ain/ain)
Foto: CNN Indonesia/Fajrian