Hal itu disampaikan Kapusdatin BNPB, Agus Wibowo merespons banyaknya warga yang mengantre berjam-jam tanpa kejelasan di depan Wisma Atlet untuk melakukan tes swab corona.
Agus menyatakan bahwa Wisma Atlet hanya difungsikan sebagai tempat rujukan bagi pasien positif corona yang memiliki klasifikasi kondisi sedang hingga berat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: CNNIndonesia/Basith Subastian |
Agus menjelaskan bahwa tempat yang diberikan kewenangan untuk melakukan tes swab dan rapid tes virus corona hanya ada di RS rujukan dan petugas puskesmas yang sudah ditunjuk oleh masing-masing pemerintah daerah.
"Ya jadi Wisma Atlet itu [buat pasien positif] kalau dirujuk masuk situ, rujuk masuk situ, gitu lho. Jadi bukan buat orang ngantre [tes swab]," kata dia.
[Gambas:Video CNN]
Ia juga menyatakan bahwa tak semua masyarakat bisa melakukan tes tersebut. Sebab, Kementerian Kesehatan sendiri sudah memiliki daftar prioritas tersendiri siapa yang harus diperiksa melalui rangkaian tes swab tersebut.
"Enggak bisa bilang 'saya mau datang periksa". nah itu saya sarankan datang ke RS yg melayani pemeriksaan. Biasanya bayar gitu," kata Agus. (rzr/ain)
Foto: CNNIndonesia/Basith Subastian