Secara persentase ada 7,34 persen pasien corona meninggal. Ini membuat persentase angka kematian akibat corona di Indonesia jadi paling tinggi di Asia Tenggara atau rata-rata angka kematian secara global. Indonesia hanya kalah dari Italia.
Dalam catatan CNNIndonesia.com, angka kematian di Indonesia juga lebih tinggi dibandingkan angka kematian rata-rata di Asia Tenggara. Dari 2.344 kasus terkonfirmasi, angka kematian berada di 72 kasus, atau setara 3,07 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: CNNIndonesia/Basith Subastian |
Sugiyono mengatakan banyak kasus corona yang belum menimbulkan gejala atau tanpa gejala (presimtomatik dan asimtomatik) atau memiliki gejala ringan yang tidak dilaporkan atau tidak terdeteksi.
[Gambas:Video CNN]
Sugiyono menyarankan pemerintah melakukan pengujian masif yang menjangkau banyak orang, seperti yang dilakukan Korea Selatan, Jerman dan Amerika Serikat. Seperti diketahui, dalam lansiran yang disampaikan Kemenkes RI, total spesimen yang baru dites oleh Kemenkes hanya sebanyak 3.332 spesimen.
Seperti diketahui, dalam beberapa terakhir ini telah ada 125 ribu alat tes cepat (rapid test) yang telah didistribusikan ke 34 provinsi.
Juru Bicara Pemerintah Penanganan Virus Corona Achmad Yurianto menyebut yang masuk prioritas untuk tes adalah orang yang sempat melakukan kontak dengan kasus positif, kemudian petugas kesehatan yang terlibat dalam penanganan Covid-19.
Jika alat tes cepat yang datang kembali sudah cukup banyak, ia menyebut tes akan dilakukan berbasis kewilayahan.
(ain/ain/ain)
Foto: CNNIndonesia/Basith Subastian