Gubernur Bangka Belitung Diminta Tutup Akses Udara dan Laut

CNN Indonesia | Jumat, 27/03/2020 03:40 WIB
Guna mencegah kasus corona dari luar, Pemprov Bangka Belitung diminta tutup akses udara dan laut. Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman, diminta menutup sementara pintu masuk jalur laut dan udara guna mencegah kasus virus corona. (CNN Indonesia/Galih Gumelar)
Jakarta, CNN Indonesia -- Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil meminta Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman menutup sementara pintu masuk jalur laut dan udara guna mencegah kasus virus corona (Covid-19) baru. Penutupan dinilai perlu dalam rentang 2 pekan.

"Saya mohon Gubernur menutup semua penerbangan yang masuk dari dan ke wilayah Babel selama 14 hari, mulai 27 Maret 2020, kecuali dalam keadaan mendesak atau darurat dengan mendapatkan izin dari pihak yang berwenang," kata Wali Kota Maulan Aklil di Pangkalpinang, Kamis.

Menurut dia, upaya menutup pintu masuk ke Bangka Belitung merupakan salah satu cara untuk memutus rantai kasus Covid-19 melalui kedatangan orang dari luar Pulau Bangka.


"Selain menutup pintu masuk jalur udara, Gubernur juga kami mohon untuk menutup pintu masuk jalur laut dari dan ke Pulau Bangka selama 14 hari," katanya.

Maulan mengatakan akses masuk Pulau Bangka tetap diperbolehkan jika berhubungan dengan pengiriman obat, alat kesehatan, sembako serta bahan bakar. Namun, tetap harus ada pengawasan yang ketat.

"Saya harap permohonan pencegahan Covid-19 ini dapat diterima dan dilaksanakan Bapak Gubernur agar Babel terbebas dari penyebaran virus tersebut," ujarnya.
[Gambas:Video CNN]
Hingga 22 Maret, ada 17 pasien dalam pengawasan (PDP) corona di Bangka Belitung. Sebanyak 3 di antaranya dinyatakan negatif corona. Belum ada kasus positif virus corona di Provinsi Bangka Belitung.

Sejauh ini, daerah yang sudah menutup pintu dari jalur udara dan laut adalah Papua. Gubernur Papua Lukas Enembe menerapkan itu mulai 26 Maret hingga 9 April 2020.

Dengan demikian, penumpang yang menggunakan transportasi udara dan laut tidak boleh masuk ke Papua.

"Untuk angkutan barang dan bahan makanan tetap akan dibuka," kata Gubernur Enembe seusai memimpin rapat Forkopimda terkait Covid-19 di Jayapura, dikutip Antara, Selasa (24/3).

Virus corona di Indonesia telah menginfeksi 790 orang hingga 25 Maret. Dari jumlah tersebut, 58 orang meninggal dunia dan 31 orang sembuh dari Covid-19.
(Antara/bmw)