Pemprov Sumut Distribusikan 2.850 APD Bantuan dari Pusat

CNN Indonesia | Jumat, 27/03/2020 01:53 WIB
Pemprov Sumut Distribusikan 2.850 APD Bantuan dari Pusat Ilustrasi petugas dengan alat pelindung diri lengkap. (CNNIndonesia/Thohirin)
Medan, CNN Indonesia -- Pemprov Sumatera Utara (Sumut) telah menerima sebanyak 2.850 APD (Alat Pelindung Diri) dari Pemerintah Pusat. Ribuan APD yang diperuntukkan bagi tenaga medis dalam menangani pasien suspect virus corona (Covid-19) ini selanjutnya didistribusikan ke kabupaten/kota di Sumut

"Kita telah menerima APD sebanyak 2.500 unit dari pusat ditambah dengan bantuan dari Kemenkes sebanyak 350 APD. Kita akan didistribusikan ke beberapa kabupaten/kota, juga kelengkapan lainnya," kata Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Pencegahan Covid-19 Sumut Riadil Akhir Lubis, Kamis (26/3).

Sementara itu, Pemprov Sumut juga masih menunggu alat Rapid Test dari pusat. Namun pihaknya membuka diri jika ada masyarakat yang ingin memberikan bantuan alat rapid test.


"Untuk memastikan penanganan terhadap masyarakat yang diduga terpapar Covid-19, kita juga telah mempersiapkan sebanyak 500-an ruang isolasi yang akan efektif dalam tiga-empat hari ke depan," jelasnya.

Menurut Riadil, untuk kesiapan dokter dan tenaga medis yang akan menangani pasien dengan pengawasan (PDP) di tempat-tempat yang telah ditunjuk juga tengah ditabulasi.

"Sejumlah Rumah Sakit (RS) di Sumut telah mendaftarkan tenaga kesehatan ke Dinas Kesehatan provinsi untuk dilatih menangani Covid-19, termasuk memastikan ketersediaan alat kerja serta keamanannya," katanya.

[Gambas:Video CNN]
Selain itu, dia meminta masyarakat agar menjaga jarak fisik (physical distancing). Jaga jarak fisik harus dilakukan di dalam dan luar rumah. Ini penting untuk mencegah penularan lewat percikan ludah atau droplet.



"Jika kemarin kita mengimbau untuk menjaga jarak sosial, sekarang kita sudah melangkah kepada antisipasi yang lebih ketat yakni menjaga jarak fisik. Jadi jika yang lalu adalah menghindari keramaian di luar rumah, maka sekarang kita harus memperketat protokoler kesehatannya supaya sudah menjaga jarak fisik badan tubuh kita dengan orang yang ada di samping kita. Termasuk juga keluarga di rumah, sudah harus ada jarak," ujar Riadil

Sedangkan data terbaru dari penanganan Covid-19 ini, hingga Rabu 25 Maret 2020, jumlah pasien yang positif sebanyak 9 orang, bertambah satu dari hari sebelumnya. Sementara untuk PDP ada 55 orang yang dirawat di beberapa RS seperti di Kota Medan, Pematangsiantar, Deliserdang, Langkat dan Sergai.

Selain itu, ada tiga orang PDP non laboratorium yang meninggal dunia di RS. Kemudian data orang dalam pemantauan (ODP) yang tersebar hampir di seluruh kabupaten/kota se-Sumut, berjumlah 1.976 orang, dari sebelumnya 1.731 orang.

(fnr/kid)