"Jadi kami gerak cepat, kalau tidak ada halangan mulai kita salurkan minggu depan," kata pria yang akrab disapa Emil di Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis (26/3).
Namun, kata Emil, bantuan sebesar Rp500 ribu itu tidak semuanya dalam bentuk uang tunai. Menurutnya, dua per tiga dari nilai bantuan tersebut adalah sembilan bahan pokok (sembako).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dari mana anggarannya? Itu sesuai arahan presiden menghemat perjalanan dinas, menggeser peruntukan dana desa, proyek yang tidak signifikan, percepatan subsidi," ujarnya.
Selain memberikan bantuan uang tunai dan bahan pokok, Emil mengaku pihaknya juga tengah menyiapkan program padat karya untuk menghadapi gelombang pengangguran dampak Covid-19.
"Untuk tahap kedua ada Rp13 triliun yang akan kita gunakan untuk padat karya. Yaitu melakukan proyek-proyek padat karya sehingga warga yang jadi pengangguran setelah tanggap darurat akan dipekerjakan pemerintah," katanya.
[Gambas:Video CNN]
Sampai kemarin, Rabu (25/3), jumlah pasien positif di Jawa Barat secara kumulatif mencapai 73 orang. Dari jumlah itu, 10 pasien meninggal dunia dan 5 pasien dinyatakan sembuh. (hyg/fra)