Wakil Kepala Unit Transfusi Darah PMI Provinsi DKI Jakarta Ni Ken Ritchie mengatakan jumlah pendonor menurun hingga 90 persen, dan mengakibatkan lonjakan jauh antara permintaan dan pendonor.
"Stoknya menurun, sejak kebijakan imbauan social distancing mulai 14 Maret, ada perbedaan jauh donor darah," terang Ni Ken saat dihubungi CNNIndonesia.com, Kamis (26/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami mempertimbangkan kebutuhan pasien, biasanya dua kantong, (tapi sekarang) satu kantong, kami berikan secara bertahap," jelas Ni ken.
"Paling sering kosong, golongan A cukup memprihatinkan, karena yg membutuhkan banyak, yang donor enggak sebanding, dibanding golongan darah lain," terangnya.
[Gambas:Video CNN]
Untuk itu, Ni Ken meminta kepada masyarakat untuk bersedia kembali melakukan donor darah di kantor PMI. Ia menegaskan jika telah memberlakukan protokol kesehatan yang sudah sesuai dengan imbauan social distancing.
"Kami terapkan social distancing pada antrian donor, antrian duduk, lift, pembersihan rutin untuk ruangan donor, screening untuk pendonor di bawah suhu 37.5 dan formulir self assessment yang tidak berisiko baru boleh donor," jelasnya.