Perwira Pembantu Utama (Paban) IV Operasi Dalam Negeri Staf Operasi TNI, Kolonel Infanteri Aditya Nindra Pasha mengatakan wilayah prioritas termasuk daerah Papua dan Papua Barat.
"Kemudian ke wilayah-wilayah perbatasan," kata Aditya saat melakukan Konferensi Pers di Gedung Graha BNPB dan disiarkan secara langsung, Jumat (27/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk pendistribusian per 23 Maret meliputi wilayah, DKI Jakarta, Jawa Barat, Bogor, Banten, Jawa tengah, DI Yogyakarta, Jawa timur, Bali, NTB dan NTT.
[Gambas:Video CNN]
Untuk pendistribusian per tanggal 26 Maret yakni Aceh, Sumatera Barat, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, Maluku Utara dan Maluku.
Sementara untuk daerah yang sudah dialokasikan untuk mendapat APD ini yakni Provinsi Riau, Provinsi Jambi, Provinsi Bengkulu, Provinsi Sumatra Selatan, Gorontalo, dan Sulawesi Tengah.
"Ini sudah dialokasikan tetapi mungkin belum sempat terdistribusi atau mungkin diambil tetapi kita sudah alokasikan," kata dia.
Dia juga menjelaskan, skema pendistribusian kedua yakni proses di gugus tugas daerah masing-masing provinsi. Dari wilayah ini para gugus tugas akan menghubungi dan mendata rumah sakit mana saja yang membutuhkan APD.
"RS datang langsung untuk mengambil alat pelindung diri tersebut dibantu oleh beberapa alat angkut yang disiapkan oleh TNI," kata dia.
Dia pun menganjurkam kepada tenaga medis yang memang membutuhkan APD agar segera menghubungi gugas tugas di daerah masing-masing agar bisa mendapat APD yang dibutuhkan. (tst/ain)