Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang, Feri Mulyani, mengatakan bahwa sampel pasien dari Semen Padang Hospital yang dinyatakan positif Covid-19 itu milik seorang dokter.
Dokter tersebut bekerja di salah satu rumah sakit di Padang dan belum lama ini pulang dari luar negeri. Dinkes Kota Padang sedang melacak riwayat perjalanannya dan orang-orang yang berinteraksi dengannya sepulangnya dia dari luar negeri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Andani menginformasikan bahwa sampel yang dites oleh Pusat Diagnostik dan Riset Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas pada hari ini sebanyak 22 sampel.
"Akan ada 34 sampel lagi yang akan masuk. Saya tidak tahu kapan sampai, entah hari ini atau besok," ucapnya.
Pusat Diagnostik dan Riset Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas mulai melakukan tes sampel pasien suspek Covid-19 pada Selasa (24/3).
Andani mengatakan bahwa sejauh ini pihaknya hanya bisa memeriksa 25 hingga 50 sampel pasien sehari. Hal itu disebabkan oleh terbatasnya reaksi kimia yang diperoleh. Pihaknya baru memiliki seratus reaksi kimia. Sementara itu, untuk menguji satu sampel dibutuhkan empat reaksi kimia.
Lihat juga:5 Orang Positif Corona di Sumatera Barat |
Kemarin, lima warga Sumbar dinyatakan positif Covid-19, yakni 2 orang dari hasil laboratorium Pusat Diagnostik dan Riset Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, sedangkan 3 orang dari hasil laboratorium Litbang Kemenkes.
[Gambas:Video CNN]
Dari lima orang itu, 1 orang merupakan warga Padang, 1 orang dari Pesisir Selatan, 1 orang dari Tanah Datar, dan 2 orang dari Bukittinggi.
Berdasarkan data situs TanggapCorona Pemprov Sumbar (Corona.sumbarprov.go.id), terdapat 1.024 ODP dan 23 PDP di provinsi itu. Berdasarkan hasil tes, 31 orang dinyatakan negatif, sedangkan hasil tes terhadap 13 orang lagi belum keluar. (adb/wis)