Kepala Dinkes Sumsel, Lesty Nuraini, mengatakan bahwa pihaknya memang sudah menerima lima paket APD dari Kementerian Kesehatan yang terdiri dari masker, pakaian pelindung, sepatu, dan pelindung wajah.
Dalam waktu dekat, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNBP) juga akan mengirim 2.000 set APD. Namun, berdasarkan data Dinkes, ada sekitar 400.000 tenaga medis yang bertugas di Sumsel.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pihaknya juga akan menerapkan standardisasi produksi APD yang sesuai dengan ketentuan. Namun, produksi APD tersebut saat ini masih terkendala dari sisi bahan baku.
[Gambas:Video CNN]
Sementara itu, Gubernur Sumsel, Herman Deru, menyatakan bahwa bantuan APD dari pusat hanya akan diberikan kepada tenaga medis yang bekerja di beberapa RS rujukan penanganan Covid-19.
"Tidak semua tenaga medis akan menggunakan APD. Hanya di beberapa RS yang menjadi rujukan," kata dia.
Ia pun memastikan bakal memesan 10 ribu APD menggunakan anggaran khusus Rp100 miliar yang dialokasikan Pemprov Sumsel untuk menanggulangi dan mencegah penyebaran Covid-19.
"Mereka yang paling rentan tertular karena berhubungan langsung dengan pasien. Ketika nanti rapid tes juga petugas kesehatan akan menjadi prioritas, di samping pasien PDP dan ODP," ujar Herman. (idz/has)