Polda Metro Jaya Simulasi Tutup Akses Jakarta Lewat Pemetaan

CNN Indonesia | Senin, 30/03/2020 12:11 WIB
Polda Metro Jaya tidak terjun ke lapangan mempraktikan simulasi pengamanan jalur keluar-masuk Jakarta. Koordinasi dilakukan di dalam ruangan mengandalkan peta. Ilustrasi rekayasa lalu lintas. (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan simulasi pengamanan dalam menghadapi penyebaran covid-19 di wilayah hukum Polda Metro dilakukan sebatas mengandalkan pemetaan di dalam ruangan, tidak langsung mempraktikkan simulasi di lapangan.

Hal itu sekaligus menegaskan kepolisian tidak melakukan penutupan jalan seperti kabar yang beredar di media sosial.

"Simulasi di dalam ruangan saja, tidak ada di lapangan, dalam ruangan saja pakai mapping. Jadi perwakilan dari masing-masing Polres di dalam ruangan kita taruh peta, jadi bagaimana dan apa rencananya? Begitu saja, cuma latihan simulasi biasa," tutur Yusri saat dikonfirmasi, Senin (30/3).

Yusri kembali menyampaikan simulasi tersebut merupakan upaya kepolisian untuk mempersiapkan diri jika nantinya pemerintah memutuskan untuk melakukan lockdown. Simulasi itu melibatkan seluruh Polres di wilayah hukum Polda Metro bersama dengan sejumlah instansi terkait.


"Latihan simulasi pengamanan kita lakukan seluruh polres bersama instansi terkait seperti Jasa Marga dan lain-lain itu akan kita latihan bersama," ujarnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Fahri Siregar menegaskan sampai saat ini tak ada penyekatan dan penjagaan ketat di pintu tol keluar-masuk Jakarta. Ia menyebut arus lalu lintas masih berjalan normal seperti hari biasa.

"Tidak ada penutupan dan penyekatan. Arus lalu lintas di tol dan ruas jalan lainnya masih beroperasi normal," ucap Fahri.

[Gambas:Video CNN]



Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana diketahui mengeluarkan surat telegram yang memerintahkan seluruh Kapolres di wilayah hukum Polda Metro Jaya untuk membuat rencana pengamanan terkait penutupan jalan keluar-masuk Jakarta di tengah pandemi virus corona (Covid-19).

Perintah itu tertuang dalam surat telegram nomor STR/414/III/OPS.2./2020 yang ditandatangani oleh Karo Ops Polda Metro Jaya Kombes Marsudianto.

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus perintah terkait rekayasa lalu lintas itu bertujuan untuk memetakan situasi keramaian lalu lintas di masing-masing wilayah.

(dis/gil)