Pelaksana tugas Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor Sri Nowo Retno yang merupakan Juru Bicara Pemerintah Kota Bogor untuk Siaga Corona menyebutkan dengan penambahan tersebut, jumlah kasus meninggal dunia akibat infeksi virus corona di Bogor naik menjadi 15. Kasus tersebut berasal dari empat orang yang positif terinfeksi virus corona dan 11 orang PDP.
Selain melaporkan kasus kematian, ia juga menyatakan terdapat penambahan delapan infeksi virus corona menjadi 18 kasus
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Retno, dari 11 kasus PDP yang meninggal dunia, semuanya telah menjalani tes Swab untuk mendeteksi virus corona. Tapi sampai saat ini belum ada hasilnya.
Saat ini tes masih menunggu hasil laboratorium dari Litbangkes Kementerian Kesehatan. Kasus PDP yang pertama meninggal dunia di Kota Bogor, pada Senin (23/3).
Sedangkan, warga Kota Bogor yang berstatus orang dalam pemantauan (ODP), pada Senin hari ini jumlahnya menjadi 654 orang, yakni meningkat 16 orang dibandingkan sehari sebelumnya. Dari jumlah tersebut, sebanyak 224 ODP dinyatakan selesai pemantauan, sehingga ODP dalam pemantauan jumlahnya ada 430.
[Gambas:Video CNN]
(antara/agt)