Iwan meminta maaf apabila ada kekurangan dan kesalahan yang ia perbuat selama berdinas di institusi Bhayangkara tersebut.
"Dalam kedinasan tidak luput dari kekurangan, kekhilafan, dan kesalahan baik dalam hubungan organisasi maupun dalam pergaulan sehari hari, untuk itu dari lubuk hati yang paling dalam saya mohon maaf yang sebesar besarnya," kata Iwan dalam keterangannya, Selasa (31/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diketahui, Iwan terpilih sebagai Ketum PSSI dalam Kongres Luar Biasa (KLB) Pemilihan. Saat itu, ia unggul mutlak dalam perhitungan suara mengalahkan dua calon lainnya, yakni Rahim Soekasah dan Arif Putra Wicaksono.
Selain itu, disampaikan Iwan, dirinya juga akan fokus dalam jabatannya sebagai Anggota Tim Ahli Wakil Presiden Republik Indonesia Periode 2019-2024.
Di institusi Polri, Iwan tercatat pernah menduduki jabatan strategis. Antara lain sebagai Kapolda Metro Jaya dan Asisten Operasi Kapolri di tahun 2016-2017.
Selain itu, di tahun 2018, ia juga pernah menjabat sebagai pelaksana tugas (Plt) Gubernur Jawa Barat. Dia mengisi jabatan tersebut untuk sementara karena ada kekosongan jabatan di tengah Pilkada 2018.