"Benar, 15 orang, 1 sudah tertangkap kembali," kata Tompo saat dikonfirmasi, Rabu (1/4).
Tompo menerangkan, para tahanan itu berhasil kabur dari selnya pada Minggu (29/3), sekitar pukul 04.40 WITA. Para tahanan itu berhasil melarikan diri usai merusak ventilasi yang berada di lantai 3 ruang tahanan tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Oleh sebab itu, Tompo pun mengatakan bahwa peristiwa kaburnya 15 tahanan tersebut akan menjadi bahan evaluasi bagi pihak kepolisian dalam pengamanan tahanan.
Tompo menerangkan dalam pelariannya itu para tahanan sedang menjalani proses pemberkasan untuk nantinya dikirim ke kejaksaan sebelum disidangkan.
Para tahanan itu, disebutkan berasal dari kasus narkoba yang berbeda-beda, sehingga Ia pun memastikan bahwa mereka tidak berasal dari satu jaringan yang sama.
Kendati demikian, Tompo belum dapat mengungkap identitas para tahanan yang berhasil melarikan diri itu. Ia pun mengatakan bahwa kepolisian masih melakukan pencarian secara internal sehingga belum memasukkan para tahanan tersebut ke daftar pencarian orang (DPO).
Ia pun meminta agar para tahanan dapat menyerahkan diri ke pihak kepolisian.
"Dan juga keluarganya untuk menginformasikan keberadaan para tersangka tersebut," ujar Tompo.
[Gambas:Video CNN] (mjo/pmg)