"Yang terkonfirmasi positif hari ini tambah 10 lagi berarti total menjadi 103 orang," kata Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu (1/4).
Tambahan 10 pasien positif corona antara lain berada di Situbondo 1 orang, Nganjuk 4 orang, Surabaya 3 orang, Sidoarjo 1 orang, dan Kota Malang 1 orang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang meninggal total ada 9 orang, tambahan satu dari Surabaya," kata dia.
"Dari 103 tiga orang (positif) itu yang sudah dinyatakan terkonversi negatif atau sudah sembuh menjadi 22 orang. Alhamdulillah dari Magetan dirawat RSUD dr Soedoni Madiun, 5 orang sudah dinyatakan terkonversi negatif atau sembuh," katanya.
Menurutnya lonjakan ini adalah bukti bahwa tim tracing Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jatim telah melakukan kerja identifikasi dengan detail.
"PDP 536, ODP 7.328, artinya tim tracing kita cukup detail untuk bisa melakukan identifikasi apakah ODP apakah PDP," katanya.
Di lingkup nasional, pemerintah pusat mengumumkan telah ada 1.677 orang positif terinfeksi virus corona. Dari jumlah itu, korban meninggal mencapai 157 jiwa, dan jumlah yang sembuh 103 orang.
Pemerintah pusat menyatakan ada 104 pasien positif. Menurut Pemprov Jatim, pemerintah pusat melakukan kesalahan teknis. Seharusnya kasus positif di Jatim sebanyak 103 orang hingga Rabu (1/4).