Berdasarkan data dari pikobar.jabarprov.go.id, terjadi peningkatan kasus positif sebanyak 22 orang. Sebelumnya di hari yang sama pukul 11.30 WIB, jumlah kasus positif sebanyak 198 orang.
Sedangkan pada kategori orang dalam pemantauan (ODP), Provinsi Jawa Barat masih melakukan proses pemantauan terhadap 11.245 orang. Sementara mereka yang sudah selesai pemantauan berjumlah 3.046 orang. Sehingga total ODP di Jabar sebanyak 14.291 orang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kasus positif corona di Jabar tersebar di beberapa kabupaten/kota, yakni Kota Bekasi (28 kasus), Kota Depok (27), Kota Bogor (24), Kabupaten Bekasi (15), Kabupaten Bogor (11), Kota Bandung (11), Kabupaten Karawang (8), Kota Cimahi (5), Kabupaten Bandung (4), Kabupaten Cirebon (2), Kabupaten Kuningan (1), Kabupaten Majalengka (1), Kabupaten Purwakarta (1), Kabupaten Sukabumi (1), Kabupaten Sumedang (1), dan Kota Tasikmalaya (1).
Sementara Berli Hamdani mengatakan bahwa pihaknya sedang mengusahakan pengadaan alat kesehatan untuk semua RS rujukan penanganan Covid-19. Termasuk alat pelindung diri (APD), ventilator dan test kit.
"Untuk lini kedua rata-rata sudah punya ruang isolasi tapi perlengkapan peralatannya masih kurang. Misal, punya ventilator tapi tidak bertekanan negatif atau peralatan untuk pelayanan seperti APD masih kurang," kata Berli.
[Gambas:Video CNN]
(hyg/osc)