Seperti dikutip dari laman resmi corona.jakarta.go.id tercatat data per Kamis (2/4) hingga pukul 08.11 WIB ada 816 kasus positif Covid-19 yang tersebar di wilayah ibu kota RI itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dengan persentase positif Covid-19 sebesar 1,7 persen. Sebanyak 299 orang dinyatakan positif Covid-19 dan 17.778 orang dinyatakan negatif (dari hasil tes itu)," kata Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti dalam keterangan tertulisnya, Rabu (1/4).
Widyastuti mengatakan sasaran utama orang yang menjalani rapid test ialah mereka yang berisiko tinggi untuk menularkan atau tertular virus corona. Beberapa contohnya seperti tenaga medis dan orang-orang yang memiliki riwayat kontak dengan kasus Pasien Dalam Pengawasan (PDP).
"Kemudian orang yang memiliki riwayat kontak dengan kasus pasien konfirmasi atau probable Covid-19, dan Orang Dalam Pemantauan (ODP) yakni seseorang yang mengalami demam lebih dari 38 derajat celcius atau riwayat demam," tutur Widyastuti.
"Selanjutnya mereka yang memiliki gejala gangguan sistem pernapasan seperti pilek/sakit tenggorokan/batuk, serta memiliki riwayat tinggal di luar negeri dan melakukan perjalanan di area terdampak Covid-19," imbuhnya.
Untuk skala nasional, jumlah kasus positif di Indonesia per Rabu (1/4) pukul 15.45 WIB ialah sebanyak 1.677 kasus. kemudian ada 157 orang yang meninggal dunia dan 103 orang dinyatakan sembuh.