"Sesuai arahan MUI bahwa kita menghindari tempat berkumpul yang membuat menularnya wabah itu sendiri. Sesuai imbauan itu sebaiknya kita tetap tarawih di rumah," kata Abdullah, Kamis (2/4).
Abdullah meminta masyarakat tak perlu khawatir dan gusar bila salat tarawih digelar di rumah akan mengurangi pahala ketimbang di masjid. Menurutnya, salat tarawih di rumah tak akan mengurangi pahala.
"Ibadah wajib saja disarankan di rumah. Apalagi yang sunah. Nah itulah pertimbangannya kenapa MUI mengarahkan berkenaan dengan salat tarawih dan salat idul fitri yang dua-duanya ibadah yang sunnah," ujarnya.
Foto: CNNIndonesia/Basith Subastian |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Keadaan seperti sekarang. Kita menghadirkan masjid dalam diri. Kita pindahkan masjid ke rumah. Lebih bagus ada di rumah dengan rasa masjid. Jadi ini semata dalam keadaan darurat," kata Din.
Mantan wali kota Solo itu juga sudah meminta tokoh agama dilibatkan untuk mensosialisasikan penerapan jaga jarak aman dan pentingnya cuci tangan demi mencegah persebaran virus corona. (rzr/fra)
Foto: CNNIndonesia/Basith Subastian