Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), melalui akun Twitter-nya menyebut erupsi Merapi kali ini memuntahkan kolom abu hingga 3.000 meter.
[Gambas:Twitter]
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Erupsi Merapi kali ini terjadi hanya berselang empat hari erupsi serupa terjadi, pada Jumat (27/3) dan Minggu (29/3). Secara secara berkelanjutan, gempa-gempa kecil terjadi di sekitar kawasan gunung.
[Gambas:Video CNN]
Dia mengatakan fenomena seismisitas ini merupakan indikasi bahwa suplai magma dari dapur magma masih berlangsung.
Ancaman bahaya letusan tersebut, lanjur Hanik, bisa berupa awan panas dan lontaran material vulkanik dengan jangkauan kurang dari tiga kilometer--berdasarkan volume kubah sebesar 291.000 meter kubik bertolak pada data drone 19 Februari 2020. (ain/ain)