Ridwan menyampaikan itu ketika menyampaikan laporan terkini penanganan virus corona di Jabar kepada Wakil Presiden Ma'ruf Amin lewat teleconference, Jumat (3/4).
"Nah yang mengemuka juga adalah penolakan penguburan pak. Saya keluarkan Instruksi Gubernur agar bupati dan wali kota bertindak taktis," kata Ridwan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sekarang tiap penguburan untuk menjaga dinamika, TNI-Polri mengawal," kata Ridwan.
"Para ulama, Aa Gym bikin kampanye untuk menghormati jenazah, tak boleh menolak. Bahwa virus itu mati 7 jam setelah jenazahnya mati," ucapnya.
"Kemudian ditambah prosedur rumah sakit, setelah 7 jam dilakukan diisnfektan, diplastikkan, dan ke peti mati. Sangat berlapis-lapis. Karena masyarakat belum paham dan terprovokasi, maka masih terjadi (penolakan)," katanya.
[Gambas:Video CNN]
(rzr/osc)